Home » Infrastructure

Fasilitas TK

* Tenaga pengajar yang ahli dan berkualitas.
* Ruangan kelas yang luas dan nyaman.
* Area bermain di dalam dan di luar ruangan.
* Kebun dan roof garden
* Auditorium.
* Perpustakaan.
* Laboratorium komputer.
* Ruang Montessori.
* Amphitheatre.
* Kidís City.
* Kolam renang.
* UKS (Unit Kesehatan Sekolah).
* Ruang tunggu orangtua/suster.




Fasilitas SD


* Ruang Kelas
* Ruang Sains
* Ruang Komputer
* Ruang Art & Craft
* Teater Terbuka
* Ruang Musik
* Kolam Renang
* Ruang Tunggu
* Ruang Gym
* Tempat Olahraga/Outdoor
* Perpustakaan
* Unit Kesehatan Sekolah (UKS)




Fasilitas SMP


* Ruang Kelas
* Laboratorium Fisika
* Laboratorium Biologi
* Laboratorium Komputer
* Laboratorium Keterampilan Tata Boga
* Laboratorium Keterampilan Teknologi Budidaya
* Laboratorium Keterampilan Teknologi Pangan
* Laboratorium Keterampilan Desain Produk
* Ruang Seni Musik
* Ruang Seni Lukis
* Ruang Teater
* Perpustakaan
* Lapangan Basket
* Lapangan minisoccer
* Ruang Tari
* Mushola
* Ruang Aula (digunakan untuk Lapangan Badminton, Basket)
* Loker Siswa
* Unit Kesehatan Sekolah (UKS)





Fasilitas SMA


* Ruang Kelas
* Laboratorium Fisika
* Laboratorium Kimia/Biologi
* Laboratorium Komputer
* Laboratorium Keterampilan Tata Boga
* Laboratorium Keterampilan Teknologi Budidaya
* Laboratorium Keterampilan Teknologi Pangan
* Laboratorium Keterampilan Desain Produk
* Ruang Seni Musik
* Ruang Seni Vokal
* Ruang Musik Akustik
* Ruang Seni Lukis
* Ruang Teater
* Perpustakaan
* Lapangan Basket
* Lapangan minisoccer
* Ruang Gym
* Ruang Mushola
* Ruang Aula (digunakan untuk Lapangan Badminton, Basket)
* Loker Siswa
* Unit Kesehatan Sekolah (UKS)




Kantin merupakan salah satu fasilitas yang tersedia di Sekolah Terpadu Pahoa. Berbeda dengan fasilitas yang tersedia di sekolah pada umumnya, kantin Sekolah Terpadu Pahoa menyediakan berbagai menu sajian sedap yang diperuntukkan khusus bagi para siswa mulai kelas 3 sampai kelas 11.

 

Kantin yang terletak di lantai bawah gedung E  diperlengkapi dengan variasi makanan yang berbeda-beda. Mulai dari jenis makanan khas Indonesia, khas Tionghoa, khas negara Barat, aneka bakmi, jus, the crepes, sampai dengan makanan penutup, semuanya  tersedia di kantin ini. Semua makanan dan minuman yang tersedia telah melewati standar uji rasa dan kebersihan oleh Sekolah Terpadu Pahoa. Semua makanan dan minuman itu dapat dibeli oleh siswa dengan harga yang terjangkau.






PATUNG PERINGATAN KEBAJIKAN PARA LELUHUR

 

Sekolah Terpadu Pahoa memiliki patung yang diletakkan di halaman belakang sekolah. Patung tersebut terbuat dari bahan perunggu dan khusus didirikan untuk memperingati tiga orang dari tiga generasi yang telah berjasa untuk Sekolah Terpadu Pahoa.

Jika diperhatikan, di bawah patung perunggu ini, terukir tulisan dalam bahasa Mandarin yang menjelaskan siapa sebenarnya tokoh-tokoh tersebut.

 

Berikut adalah penjelasannya:

    MEMBANGUN SEKOLAH, MEMBERIKAN PERHATIAN KEPADA 

    PENDIDIKAN,

 

    MEMBINA MORAL DAN BUDI PEKERTI ADALAH TUGAS YANG

    AMAT MULIA

 

Secara turun temurun leluhur keluarga senantiasa berkiprah dalam upaya pendirian sekolah dan memberi perhatian kepada upaya pendidikan dan pengembangan budaya Tionghoa seraya menitikberatkan pembinaan moral dan budi pekerti.

 

Sungguh layak bagi generasi kini dan mendatang untuk memetik pelajaran-pelajaran penting dan berharga dari jasa-jasa beliau.

 

 

NIO HOEY OEN.   Lahir: 1848 dan wafat: 1918.

 

Pada tahun 1900  beliau turut mendirikan Perkumpulan  Tiong Hoa Hwe Koan, Batavia yang dilanjutkan dengan pendirian Sekolah Tiong Hoa Hwe Koan, Batavia (disingkat Sekolah Pa Hoa)  pada tahun 1901.

 

Pada tahun 1906 - 1915 beliau menjabat sebagai Wakil Presiden I Perkumpulan Tiong Hoa Hwe Koan, Batavia, serta menyebarluaskan usaha pendidikan dan usaha kesejahteraan masyarakat.

 

Pada tahun bulan Oktober tahun 1908 beliau memimpin rombongan siswa-siswa Sekolah Pa Hoa yang  melanjutkan studi ke kota Nanjing, Tiongkok. Beliau diterima beraudiensi kepada rektor Jinan University di Nanjing, Tiongkok, dan gubernur Provinsi Zhijiang dan Jiangsu, Tuan Duan Fang.

 

Belaiu pernah menjabat sebagai Ketua Umum Oversea Chinese Chamber Of Commerce.

 

Beliau juga ditunjuk dan diangkat oleh Pemerintah Hindia Belanda menjadi Pemimpin  (Kapitein) komunitas Tionghoa di Batavia.

 

Di kampung halaman beliau di Tiongkok, beliau membangun sebuah rumah dan gedung serba-guna yang dinamakan  Chengde Lou (Wisma Kebajikan). Selama lebih dari 10 tahun wisma ini dipinjam-pakai sebagai gedung Sekolah Menengah Songkou yang berhasil meluluskan banyak intelektual terkemuka.

 

LIONG NJOEK KI.   Lahir: 1880 dan wafat: 1940.

 

Pada tahun 1905 beliau mendukung revolusi yang dipimpin oleh Dr  Sun Yat Sen  yang bertujuan menggulingkan kerajaan dinasti Qing dengan jalan mendirikan Hua Qiao Shu Bao Shi (Oversea Chinese News Agency) guna menyebarluaskan gerakan Tong Meng Hui yang dipimpin oleh Dr Sun Yat Sen. Beliau menyumbangkan dana pribadinya untuk mendukung biaya pergerakan. Beliau giat menanamkan paham demokrasi dan mendorong pendidikan umum bagi rakyat jelata. Beliau menolak monarki dan mendukung berdirinya republik.

 

Setelah dinobatkan sebagai Presiden Sementara Republik Tiongkok, Dr Sun Yat Sen telah menganugerahkan piagam Sheng Yi Zhuang  (piagam Bakti Negara) kepada beliau. Piagam tersebut telah mendorong generasi-generasi berikutnya  untuk belajar menghargai dan mengikuti jejak patriotik beliau. Pemimpin-pemimpin nasionalis lainnya seperti  Chiang Kai Sek, Lin Shen, dan Chen Li F juga berturut-turut melayangkan surat-surat pujian kepada beliau.

 

Ketika pecah perang melawan agresi Jepang, beliau berupaya membantu Sekolah Menengah Guo Guang (kemudian berubah nama menjadi Sekolah Menengah Songkou) untuk pindah menempati sebagian dari Chengde Lou (Wisma Kebajikan) agar sekolah itu dapat tetap melanjutkan pembelajaran dan menjadi suatu lembaga pendidikan yang terkemuka di desa.

 

LIONG SIT JOE.  Lahir: 1904 dan wafat: 1990.

 

Pada tahun 1934 beliau menjabat sebagai anggota pengurus Sekolah THHK Batavia (Pa Hoa)   merangkap  anggota Komite Keuangan Sekolah.

 

Beliau pernah menjabat sebagai Wakil Pemimpin Umum Kantor Berita Oversea  Chinese  News Agency dan surat kabar Tian Sheng Ri Bao. Beliau pernah juga menjabat sebagai Pemimpin Umum surat kabar Zhi You Bao.

 

Pada tahun 1950 dan 1951 beliau menjabat Ketua Umum Chinese Chamber of Commerce dan, atas undangan Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, beliau pernah  pergi meninjau  ke Amerika Serikat.

 

Sebagai Ketua Perkumpulan Hua Qiao Gong Hui beliau turut mendirikan sekolah menengah  niaga Shang Xiao Ing Hoa atau Ing Hoa Kao Shang. Beliau juga turut mendirikan sekolah Zhong San dan menjabat sebagai Pengawas Sekolah. Terakhir beliau juga nenjabat sebagai Ketua  Kehormatan sekolah Chong De di Jatinegara.

 

Sepanjang hayatnya beliau aktif terlibat dalam berbagai jasa amal bakti kepada masyarakat dan memberikan sumbangan yang berharga bagi perkembangan pendidikan etnis Tionghoa di Indonesia.

 

Patung Perunggu ini didirikan langsung oleh turunan langsung keluarga Liong, Bapak Soetjipto Nagaria (Liong Sie Tjin), dengan dukungan seluruh pimpinan PT Pahoa dan Yayasan Pendidikan dan Penggajaran Pahoa untuk memperingati jasa-jasa yang telah disumbangkan oleh kakek buyut, kakek, dan ayahanda Bapak Soetjipto Nagaria kepada Sekolah Pahoa serta masyarakat pada umumnya.

 

 

                KEBAJIKAN PARA LELUHUR TERANG BENDERANG,

                SEKOLAH PAHOA BERJAYA SELALU.

 

 

Diresmikan oleh

 

Panitia Pembangunan Kembali Sekolah Pahoa

pada tanggal 12 - 07 Ė 2009



© PAHOA 2010 All Right Reserved . powered by Menaravisi