Home » Senior Secondary School » News » MOS SMA PAHOA TAHUN 2012-2013
MOS SMA PAHOA TAHUN 2012-2013 

MOS (masa orientasi siswa) adalah salah satu kegiatan yang menarik untuk ditunggu, terutama oleh siswa-siswi baru yang masuk ke jenjang SMA. MOS bertujuan untuk mengarahkan siswa-siswi baru dan menginformasikan hal-hal yang akan mereka jalani di sekolah baru mereka. Untuk itulah, SMA Pahoa mengadakan kegiatan MOS untuk siswa-siswi baru yang dilaksanakan selama  empat hari yaitu mulai hari Rabu, 11 Juli  sampai hari Senin, 16 Juli 2012.

Hari pertama, disebut PraMOS, berupa perkenalan dan penjelasan tata tertib untuk peserta MOS yang berisikan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan, apa-apa saja yang harus dibawa oleh peserta MOS, serta sanksi-sanksi yang diberikan jika peserta MOS tidak mengikuti aturan.

Diawali dengan pendaftaran kehadiran dan pembagian kelompok yaitu 10 kelompok yang disesuaikan dengan 10 ajaran Confucius, masing-masing kelompok ditemani oleh dua orang kakak kelas yang bertindak sebagai pendamping yang disebut OBOS (older brother dan older sister). Tiap kelompok juga ditemani oleh satu orang guru pendamping.

Hampir semua peserta didik hadir tepat waktu. Namun sayangnya, masih saja ada beberapa peserta didik yang terlambat datang. Dan tentunya mereka mendapat teguran dan sanksi oleh kakak-kakak OSIS nya. Tak sampai jam 10.00 WIB, peserta MOS sudah diperbolehkan pulang untuk sekaligus mempersiapkan perlengkapan yang akan mereka bawa pada hari Kamis.

Di hari kedua, setelah pendaftaran kehadiran dan baris rapi berdasarkan kelompoknya, peserta MOS bersama dengan anggota OSIS melaksanakan upacara pembukaan. Upacara pembukaan tersebut dipimpin langsung oleh kepala sekolah SMA Pahoa, Ibu Hartaty Ashari. Dalam kata sambutannya, beliau menitikberatkan tujuan dari MOS tersebut.

Setelah upacara, kegiatan MOS yang sebenarnya dimulai. Diawali dengan sosialisasi visi dan misi Sekolah Terpadu Pahoa oleh ibu kepala sekolah SMA Pahoa, Ibu Hartaty Ashari, acara kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi kurikulum oleh Ibu Maria Semi dan sosialisasi tata tertib SMA Pahoa oleh Bapak Pemil Saragih. Selama kegiatan, peserta didik cukup antusias dan sedikit tegang, terutama pada saat mendengarkan tata tertib yang dipresentasikan oleh Pak Pemil Saragih.

Kegiatan hari itu ditutup dengan pendaftaran kehadiran dan pembicaraan. Di dalam ruang kelas, masing-masing kelompok didaftar kehadirannya dan mereka membicarakan kegiatan yang akan mereka tampilkan pada hari Senin. Mereka juga diingatkan kembali agar pada keesokan harinya membawa barang-barang yang telah ditentukan.

Di hari ketiga, seperti biasa, peserta MOS didaftar kehadirannya. Namun di hari ketiga ini, peserta didik yang terlambat sudah mulai berkurang. Setelah itu masing-masing kelompok dibawa ke gedung D lantai 5. Di ruang outdoor tersebut, tiap-tiap kelompok dilatih dengan kegiatan baris-berbaris sekitar selama satu jam di hangatnya matahari pagi.

Kegiatan berlangsung cukup serius. Namun tetap saja ada siswa-siswi yang secara fisik tidak siap sehingga mereka menjadi lemas dan harus dibawa ke ruang UKS. Tetapi secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan baik.

Setelah berpanas-panasan, mereka masuk ke ruangan aula gedung E lantai 5. Nah di situ setelah beristirahat sejenak, masing-masing kelompok menampilkan performance baris-berbaris yang telah mereka pelajari tadi. Pada kegiatan ini, canda tawa tidak bisa ditahan. Maklum karena di tiap kelompok masih ada saja beberapa siswa-siswi yang berbuat salah sehingga menimbulkan kelucuan dan tawa dari penonton. Suasana cukup fun pada saat itu.

 Selesai performance dan istirahat, acara dilanjutkan dengan sesi sosialisasi tentang perpustakaan dan bimbingan konseling dan moral. Sesi sosialisasi perpustakaan berisi tata tertib dan aturan main baik selama di perpustakaan ataupun dalam hal pinjam-meminjam buku, sedangkan sesi bimbingan konseling dan moral berisi penjelasan tentang program-program dari bimbingan konseling dan moral itu sendiri. Paling tidak, pada saat  peserta didik mengetahui ke siapa mereka dapat berkonsultasi tentang permasalahan yang mereka hadapi di Sekolah Terpadu Pahoa.

Selesai sosialisasi tentang perpustakaan dan bimbingan konseling dan moral, acara dilanjutkan dengan sesi sosialisasi kesenian dan keterampilan. Guru-guru kesenian dan keterampilan maju satu persatu untuk mempromosikan kesenian dan keterampilan yang mereka ajarkan. Pada sesi ini, peserta mulai diarahkan ke kesenian dan keterampilan yang akan mereka ikuti nantinya. Walau acara berlangsung sampai siang tetapi sesi ini cukup menarik perhatian peserta didik. Kegiatan hari itu diakhiri dengan perwalian OBOS dan wali kelompok untuk berlatih  performance yang akan mereka tampilkan pada hari Senin.

Di hari keempat, hari terkahir MOS, setelah pendaftaran kehadrian, masing-masing kelompok kembali diberikan waktu untuk mempersiapkan performance mereka. Selesai berlatih, mereka berkumpul untuk makan bersama. Nah, di sesi ini suasana sangat fun dan enjoy. Masing-masing kelompok berkumpul dan membuat lingkaran. Di tengah-tengah mereka, diletakkan daun pisang dan semua makanan (mi goreng dan telur) yang telah mereka bawa dikumpulkan untuk kemudian dimakan secara bersama-sama. Suasana kegembiraan dan kebersamaan cukup terlihat pada sesi itu.

Setelah makan dan setelah ruangan dibersihkan, dimulailah performance  dari tiap kelompok. Sekitar satu jam lamanya, tiap kelompok menampilkan karya mereka di hadapan penonton. Kebanyakan performance diisi dengan nyanyian dan gerakan yang unik dan lucu-lucu disertai atribut-atribut unik yang secara sontak membuat penonton tertawa. Kembali suasana menjadi penuh canda dan tawa.

Setelah itu sesi yang juga tidak kalah menarik menanti mereka. Sesi itu adalah sosialisasi kegiatan ekstrakurikulum. Di sesi ini, guru–guru dari sekolah Pahoa ataupun dari luar sekolah Pahoa yang menjadi pelatih kegiatan ekstrakurikulum maju satu persatu untuk mempromosikan ekstrakurikulum mereka. Terdapat beberapa kegiatan ekstrakurikulum yang baru yaitu tari tradisional dan pembuatan games yang  cukup menarik perhatian peserta MOS.

Karena diawali dengan upacara pembukaan maka MOS kali ini juga ditutup dengan upacara yang dibawa oleh peserta OSIS. Ibu kepala sekolah SMA Pahoa, ibu Hartaty Ashari juga yang menjadi Pembina upacaranya. Pada kesempatan itu, beliau jsekaligus memperkenalkan guru-guru di jenjang SMA satu persatu, mulai dari guru lokal sampai ke guru-guru penutur natif, guru-guru bidang studi, sampai ke guru-guru wali kelas.  Pada saat itu, kelas XI dan XII juga ikut dalam upacara tersebut. Panasnya udara di aula tidak menjadi penghalang untuk pelaksanaan upacara penutupan tersebut.

Acara MOS kali ini ditutup dengan acara yang tidak kalah meriah. Peserta MOS digiring untuk ke ruang outdoor gedung E lantai 5. D isitu telah disiapkan balon gas yang cukup banyak untuk dilepaskan secara bersama-sama. Dua orang peserta MOS secara simbolik melepaskan atribut-atribut MOS-nya yang sekaligus menandakan bahwa acara MOS 2012-2013 sudah berakhir. Setelah itu guru dan peserta MOS bersama-sama melepaskan balon gas. Penutupan MOS yang meriah. 

© PAHOA 2010 All Right Reserved . powered by Menaravisi